Santorini – Monastri Nabi Illias

Kepada umat Islam ada satu tarikan di Santorini iaitu terdapat di sana sebuah Monastri Nabi Illias. Mereka menamakannya sebagai Prophet Elias Monastery (baca sedikit mengenainya di sini – eurotravelling dan greeka). Ia dibina pada tahun 1711M. Namun harus diingat Monastri tersebut lebih kepada tempat ibadat Kristian dan juga muzium kecil menyimpan manuskrip dan kitab lama.

prophetelias93

Prophet Elias Monastry Santorini (sumber – holiday.gr)

Satu lagi imej foto boleh lihat di sini – globosapiens

Sayangnya waktu berada di Pulau Santorini tempoh hari tidak pula mengetahui maklumat mengenai kewujudan Monastery tersebut. Hanya menyedarinya waktu melihat Peta Santorini ketika dalam pesawat penerbangan pulang. Satu kerugian besar! Tiada rezeki untuk mengunjungi Monasteri Nabi Illias.

Beberapa foto kenangan dari Santorini;

santorini geologi

Pemandangan kesan geologi Santorini

santorini kabel

Kereta kabel Santorini

santorini port

Sebuah pelabuhan feri Santorini

– – – – –

Nota: Menurut maklumat wikipedia pusara Nabi Elias dipercayai berada di sebuah tempat bernama Kabelias berdekatan Zahleh, Lebanon. Nama tersebut berasal dari Kaber Elias (mungkin kubur dalam bahasa Melayu!). Menurut maklumat ini pula (i.e., palestine) pusara Nabi Elias terletak di Beir Jala (berdekatan Beithlehem). Mana satu yang betul?

Petikan – islamgrid dan derkeiler

Nabi Ilyas diutus kepada penduduk Baalbek, sebelah barat Kota Damaskus (Lebanon Timur sekarang). Dia mengajak kaumnya beribadah hanya kepada Allah dan meninggalkan penyembahan terhadap patung yang mereka namakan
Ba`la. Hal inilah yang mengakibatkan mereka menganiayanya. Ibnu Abbas mengatakan bahwa Ilyas adalah bapa saudara kepada Nabi Ilyasak.

Karena itulah Allah SWT menurunkan musibah kekeringan selama bertahun-tahun, sehingga mereka baru tersadar bahwa seruan Nabi Ilyas AS itu benar. Setelah kaumnya tersadar, Nabi Ilyas AS berdoa kepada Allah SWT agar musibah kekeringan itu dihentikan. Namun setelah musibah itu berhenti, dan perekonomian mereka memulih, mereka kembali durhaka kepada Allah SWT. Akhirnya kaum Nabi Ilyas AS kembali ditimpa musibah yang lebih berat daripada sebelumnya, yaitu gempa bumi yang dahsyat sehingga mereka mati bergelimpangan.

Petikan – mymasjid (NABI ILYAS A.S DAN MALAIKAT)

Ketika sedang berehat datanglah malaikat kepada Nabi Ilyas a.s. Malaikat itu datang untuk menjemput ruhnya. Mendengar berita itu, Ilyas menjadi sedih dan menangis. “Mengapa engkau bersedih?” tanya malaikat maut. “Tidak tahulah.” Jawab Ilyas. “Apakah engkau bersedih kerana akan meninggalkan dunia dan takut menghadapi maut?” tanya malaikat. “Tidak. Tiada sesuatu yang aku sesali kecuali kerana aku menyesal tidak boleh lagi berzikir kepada Allah, sementara yang masih hidup boleh terus berzikir memuji Allah.” jawab Ilyas.

Saat itu Allah s.w.t. lantas menurunkan wahyu kepada malaikat agar menunda pencabutan nyawa itu dan memberi kesempatan kepada Nabi Ilyas berzikir sesuai dengan permintaannya. Nabi Ilyas ingin terus hdup semata-mata kerana ingin berzikir kepada Allah s.w.t. Maka berzikirlah Nabi Ilyas sepanjang hidupnya.
“Biarlah dia hidup di taman untuk berbisik dan mengadu serta berzikir kepada-Ku sampai akhir nanti.” Kata Allah s.w.t.

– – – – –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: